Indra Kurniawansyah

Sharing Infomasi, Tips, Tutorial, & Banyak Hal

Menu

Beberapa Keistimewaan Bulan Ramadhan yang Wajib diketahui

Oleh INDRA

Beberapa Keistimewaan Bulan Ramadhan yang Wajib diketahui. Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Setiap muslim yang merasa bahagia menyambut bulan penuh rahmat ini dijanjikan terjauh dari api neraka.

Ramadhan Bulan Istimewa

Ramadhan Bulan Istimewa

Bulan yang didalamnya terdalam lailatul qadar ini adalah bulan paling istimewa dalam agama Islam disamping 11 bulan lain. Selama bulan nan suci ini setan dan iblis yang biasa mengganggu manusia dibelenggu. Manusia benar-benar dapat melakukan ibadah sebanyak-banyaknya dan sekhusyuknya tanpa godaan setan.

Hal inilah yang membuat bulan penuh hikmah ini selalu dinantikan.

#Belajar Menahan Hawa Nafsu

Selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, seluruh umat Muslim yang telah akil baligh diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa. Puasa adalah sebuah bentuk ibadah yang dilakukan dengan cara tidak makan dan tidak minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Benarkah berpuasa hanya menahan lapar dan haus? Tentu tidak. Menahan diri untuk tidak melihat aurat orang lain baik melalui televisi maupun secara langsung adalah satu hal yang sulit dilakukan kalau di bulan lain. Tidak selama bulan suci ini. Walaupun nantinya tergoda lagi, paling tidak selama bulan suci latihan itu telah dilakukan. Mudah-mudahan selanjutnya menemukan makna hakikat penciptaan yang sebenarnya.

Puasa adalah menahan segala bentuk hawa nafsu terhadap suatu perbuatan yang buruk. Misalnya, marah-marah, bergosip, melalaikan salat, berbohong, dan perbuatan buruk lain. Ramadhan adalah sebaik-baiknya bulan untuk menyempurnakan ibadah. Ibadah yang dilakukan selama bulan suci ini akan diganjar dengan pahala yang berlipat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjanjikan bahwa kebaikan sekecil apapun di bulan nan indah ini akan dibayar dengan pahala berlipat. Bahkan, hembusan napas orang yang berpuasa dinilai sebagai sebuah ibadah. Tidur saat puasa pun dianggap ibadah selama tidak menghabiskan waktu seharian hanya untuk tidur.

Bulan nan suci ini memang luar biasa. Orang yang biasanya tak pernah mengaji, mampu membaca Al-Quran sebanyak satu juz selama lebih dari satu jam sehari. Ada juga yang dihari-hari lain hanya membaca Al-Quran sebanyak beberapa ayat saja, selama bulan suci ini ia mampu membaca Al-Quran minimal 2 juz sehari. Waktunya terasa sangat efektif. Ia tak sempat memikirkan akan menonton televisi atau menonton film kesukaannya karena waktunya habis untuk melakukan hal-hal yang dianggapnya jauh lebih baik. Berbicara yang tidak manfaat pun ia tinggalkan.

TERKAIT :  Hikmah dibalik Makan Sahur dan Hadits Tentang Sahur

Ia takut sekali kalau waktu-waktunya di bulan suci terbuang percuma. Ia tak mau melewatkan satu detik pun hidupnya di bulan suci ini dengan perbuatan yang tak akan mendatangkan pahala. Ia merasa bahwa mungkin ini adalah bulan suci terkahir baginya. Apalagi ia tahu betapa banyaknya dosa besar yang telah dilakukannya. Ia ingin pada bulan ini, ia bisa menebus semua dosa-dosa itu dan menjadi bayi yang terlahir lagi tanpa menyadang dosa sedikit pun. Ia sangat mensyukuri telah bertemu lagi dengan bulan yang sangat barakah ini. Oleh karenanya, ia tak mau membuat dirinya terjebak ke dalam perbuatan yang tak manfaat.

#Mengumpulkan Pahala Sebanyak Mungkin

Karena berbagai bentuk kebaikan di bulan suci ini akan diganjar pahala berlipat, banyak orang berlomba-lomba mencari pahala sebanyak mungkin. Bahkan, orang yang tadinya tergolong pelit akan menjadi murah hati di bulan suci satu ini. Bulan suci ini sering diisi dengan kegiatan-kegiatan khusus, seperti pesantren kilat, tadarusan, dan tentunya salat tarawih.

Sholat sunat yang jarang dilakukan selama bulan-bulan lainnya, dilakukan pada bulan suci ini. Setiap saat selalu berpikir apa lagi yang bisa dilakukan untuk menambah pahala. Ketika makanan hampir setiap hari disebarkan kepada yang membutuhkan.

Emosi yang berusaha ditahan serta waktu yang dimanfaatkan sebaik mungkin, menjadikan bulan suci ini sebagai bulan pelatihan. Meskipun tidak jarang bahwa ketika tidak lagi berada di bulan nan suci, segala pelatihan itu seolah lenyap dan tak berbekas, orang-orang yang sadar bahwa hidupnya tidak berhenti hanya setelah bulan suci itu, akan berusaha keras tetap berada di jalan yang benar.

Godaan demi godaan akan menimpanya. Terutama ketika ia berusaha membayar hutang puasa bagi perempuan dan berpuasa Syawal yang hanya 6 hari itu terkadang menjadi sangat berat. Tidak tahu mengapa iman tiba-tiba drop dan seolah menghilang setelah bulan suci ini berakhir.

TERKAIT :  Memaknai Puasa Ramadhan Bagi Kehidupan Menurut Para Ulama

Tidak jarang ada yang menangis ketika menyadari bahwa bulan suci hampir habis. Ia tak berpikiran untuk membeli baju lebaran. Yang dipikirkannya adalah bagaimana meningkatkan keimanan dan menjaga perasaan iman yang telah ia rasakan ketika bulan suci tiba.

#Keistimewaan Ramadhan

Selain beberapa hal yang telah disebutkan, bulan suci ini memiliki banyak keistimewaan dibanding bulan-bulan lain karena banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan ini. Berikut adalah beberapa keistimewaan bulan suci ini.

Pertama, pada bulan suci ini Al Quran diturunkan yang sering disebut peristiwa Nuzulul Quran. Tidak mengherankan kalau selama bulan suci ini, begitu banyak orang berusaha untuk mengkhatamkan bacaannya bagaimanapun sibuknya ia dengan urusan dunianya.

Tidak jarang banyak juga instansi yang mengurangi waktu bekarja bagi para karyawannya untuk memberikan sedikit keleluasaan bagi karyawan-karyawannya itu menikmati indahnya beribadah di bulan nan suci. Dengan berpuasa memang kadang mempengaruhi kegiatan. Apalagi kalau kegiatan itu terkait dengan energi yang dibutuhkan.

Namun, bagi orang-orang beriman, kegiatan mereka selama bulan suci ini tak harus berkurang. Malah kegiatan itu semakin bertambah. Semua itu tentunya tidak mengurangi makna puasa bahkan puasa bukan satu halangan untuk terus berkarya.

Ramadhan adalah satu-satunya bulan yang disebutkan dalam Al quran pada surat Al-Baqarah ayat 185. Inilah bukti betapa istimewanya bulan nan suci ini.

Puasa itu untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tidak ada satu orang pun yang tahu apakah seseorang itu berpuasa dengan benar atau tidak. Hanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang mengetahui apakah seseorang itu benar-benar berpuasa dengan baik atau tidak.

Oleh karena itulah, puasa ini memang untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Berpura-pura puasa itu sangat mudah dilakukan. Tidak harus menjadi dewasa dahulu untuk mampu berpura-pura puasa. Anak kecil saja sangat mudah menipu orang lain.

Rasululah SAW memenangi Perang Badar pada bulan ini dan terjadinya peristiwa penaklukkan Mekah atau Fath Mekah. Selain itu, ada satu malam di bulan suci ini yang lebih baik dari seribu bulan atau kurang lebih 83 tahun yang dinamai Lailatul Qadar.

Setiap orang yang tahu tentang keutamaan malam ini, pasti akan beribadah sebaik mungkin dan sebanyak mungkin karena tidak ada yang bisa menjamin apakah tahun depan ia akan bisa bertemu dengan malam nan dahsyat itu atau tidak.

TERKAIT :  Ramadhan adalah Bulan yang Penuh Berkah

Sesuatu yang sangat menguntungkan ketika bisa beribadah dan menabung pahala pada malam seribu bulan itu. Berbagai cara dilakukan orang untuk bisa mendapatkan malam yang sangat menguntungkan itu.

Belum tentu bisa hidup hingga 83 tahun dalam keadaan sehat dan tetap dalam keimanan yang tinggi. Sedangkan ibadah pada malam itu dihadiahi seperti ibadah selama 83 tahun. Betapa beruntungnya orang-orang yang bisa mendapatkannya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala maha adil.

Malam seribu malam itu tersembunyi di antara malam-malam terakhir sehingga umat Islam berusaha melakukan ibadah sebaik mungkin pada malam-malam terakhir itu.

Mereka meninggalkan semua kenikmatan dunia demi mendapatkan pahala berlimpah itu. Bukankah anak dan dunia itu adalah cobaan. Bila waktu masih tersisa maka masih bisa bersama dengan anak-anak dan istri tetapi kalau waktu hidup tak bersisa, betapa ruginya tak mendapatkan Lailut Qadar itu.

Pada bulan suci ini terjadi perintah diwajibkannya puasa yang tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 183. Pengangkatan Muhammad sebagai rasul Allah juga terjadi pada bulan ini. Bulan yang dilimpahi pahala sangat tinggi merupakan bulan ketika pintu surga terbuka dan tertutupnya pintu neraka meskipun hal ini hanya bermakna kiasan atau tidak sebenarnya.

Seseorang yang penuh kesungguhan dan ikhlas menjalani puasa akan diberikan pengampunan atas segala dosanya. Indahnya dan nikmatnya beribadah di bulan suci ini sangat dinantikan oleh semua orang.

Hanya orang-orang yang tak ada iman di hatinya yang tak merasakan keindahan dan kenikmatan rasa lapar dan dahaga serta kenikmatan beribadah lebih banyak daripada biasanya.

Itulah beberapa keistimewaan bulan Ramadhan yang patut kita ketahui dan kita amalkan. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar akan langsung tayang tanpa moderasi kecuali komentar mengandung spam dan rasis. Untuk itu isilah komentar dengan bijak tanpa spam dan rasis apalagi ujaran kebencian dan caci maki. Agar komentar anda langsung aktif.

Informasi Menarik Lainnya

Author: INDRA

Saya adalah Blogger pemula yang senang berbagi. Alumni salah satu Pondok Pesantren yang ada di kota Bengkulu. Pernah kuliah di STIE Depok jurusan Akutansi Perbankan. Juga pernah merasakan pahit manis kuliah di IAIN Bengkulu jurusan Bahasa Inggris.


#TAG Terkait: ,