Indra Kurniawansyah

Sharing Infomasi, Tips, Tutorial, & Banyak Hal

Menu

Budaya Indonesia

Oleh Dank Rian

Budaya Indonesia yang dikenal dan dikagumi dunia memang bukan sekarang saja. Melainkan sudah cukup dikenal secara luas sejak zaman dulu, Indonesia terkenal sebagai sebuah wilayah dengan keberagaman. Beragam etnis, beragam bahasa, dan beragam pula budayanya. Bayangkan saja, jumlah etnis di negeri ini lebih dari 200 suku bangsa. Jika satu etnis punya satu budaya saja, maka di negara ini jumlahnya lebih dari 200 ragam budaya.

Budaya Indonesia

Illustrasi Keragaman Budaya Indonesia. (sumber: THIDINEWS)

Keberadaan berbagai etnis yang melebur selama beratus-ratus tahun menghasilkan tambahan ragam budaya, yang sering kali unik, eksotik, dan memikat. Budaya tersebut terdiri dari seni kata dan sastra, musik, pakaian, tari, lukis, pahat dan sebagainya.

Budaya Indonesia Diakui Dunia

Setiap bergeser sedikit saja di wilayah Indonesia, kita akan menemukan budaya yang berbeda. Misalnya, Aceh memiliki budaya yang sangat berbeda dengan budaya tetangganya, Sumatera Utara. Bergeser lagi sedikit, kita akan menemukan budaya yang unik di Riau dan Sumatera Barat. Terus, bergeser akan terus pula menemukan budaya yang berbeda, sampai di ujung Papua. Jika dihitung-hitung, tangan kanan dan kiri plus jari kanan dan kiri tak akan mampu mengkalkulasi jumlah budaya Nusantara.

Fakta itu juga diakui oleh dunia internasional. Sejumlah budaya asli Indonesia mendapatkan status sebagai warisan dunia yang harus dilestarikan. Lembaga PBB, yaitu Unesco, mencatat beberapa warisan budaya sebagai budaya asli Indonesia, seperti wayang, angklung, dan seni batik. Senjata karya agung para empu “jaman baheula”, yaitu keris, juga diakui oleh lembaga PBB tersebut. Beberapa budaya lainnya seperti kebaya, kain tenun, dan sejumlah tarian, juga siap-siap dicatat oleh Unesco.

#Pengakuan Budaya Indonesia oleh Bangsa Sendiri

Pengakuan itu sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya tersebut. Namun, lebih penting lagi pengakuan dari masyarakat kita sendiri. Misalnya, batik. Orang Indonesia sendiri harus sering menggunakan batik agar tetap lestari. Atau, musik angklung. Memang benar sudah diakui oleh dunia, tetapi keberadaannya akan cepat punah, jika orang Indonesia tak mau memainkan angklung.

Selain untuk menjaga kelestarian, pengakuan oleh bangsa sendiri juga bisa menjadi sebuah penghargaan terhadap budaya. Sudah sering terjadi, budaya bangsa ini malah dihormati dan dipakai justru oleh bangsa lain. Malaysia berulang kali menggunakan dan bahkan mengklaim sebagai pemilik budaya-budaya asli Indonesia, seperti angklung, tarian Pendet, dan sebuah lagu daerah.

#Budaya Indonesia Sebagai Asal Muasal Budaya Dunia

Sejumlah profesor dari kampus terkemuka di Brasil, Inggris, dan Amerika, meyakini bahwa Indonesia merupakan asal muasal peradaban manusia. Artinya, tanah nusantara ini merupakan tempat lahirnya berbagai budaya bernilai tinggi, yang kemudian menyebar ke seantero dunia. Kajian tentang sejarah asal muasal peradaban ini, sekarang sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan ilmuwan dunia.

Kajian para ilmuwan tersebut sejalan dengan fakta di lapangan. Di sejumlah lokasi ditemukan peninggalan bersejarah ribuan, bahkan jutaan tahun lalu, seperti rangka manusia purba. Keberadaan candi, batu tulis, arca, dan sisa-sisa peninggalan lainnya, juga turut menguatkan dugaan bahwa Indonesia merupakan asal muasal peradaban dan budaya dunia. Namun, tentu saja, segala macam dugaan tersebut harus dibuktikan lebih lanjut.

#Wujud Kebudayaan Indonesia

Kebudayaan daerah di Indonesia nampak dalam beragam aspek kehidupan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Pada dasarnya, setiap daerah di Indonesia mempunyai ciri khas kebudayaan yang berbeda-beda. Berikut ini kebudayaan di Indonesia berdasarkan jenisnya.

1. Tarian

Tarian Indonesia itu memperlihatkan kekayaan sekaligus keanekaragaman suku bangsa dan budaya Indonesia. Setiap suku bangsa yang ada di negara kita tentu mempunyai beragam tarian dengan khasnya masing-masing. Di negara kita, ada lebih dari 3000 tarian yang dikenal. Dalam hal ini, tradisi kuno tarian serta drama dilestarikan di sejumlah sanggar dan juga sekolah seni tari yang sudah dilindungi oleh pihak keraton atau akademi seni yang dikelola pemerintah.

Sementara itu, untuk kepentingan penggolongan, seni tari yang ada di Indonesia bisa dibedakan ke dalam beberapa kategori. Di dalam kategori sejarah, seni tari di Indonesia dibagi menjadi tiga era, yaitu era kesukuan prasejarah, era Hindu-Buddha, serta era Islam.

Lalu, berdasarkan pelindung serta pendukungnya, tari Indonesia dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tari keraton atau tari istana yang didukung oleh kaum bangsawan dan tari rakyat yang tumbuh berkembang di kalangan rakyat. Kemudian berdasarkan tradisinya, tarian di Indonesia dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tari tradisional dan juga tari kontemporer.

2. Lagu

Lagu kedaerahan atau lagu daerah atau dikenal juga dengan musik daerah merupakan lagu ataupun musik yang berasal dari daerah tertentu dan menjadi sering dinyanyikan, baik itu oleh masyarakat daerah tersebut ataupun masyarakat lainnya. Para pencipta lagu-lagu daerah Indonesia ini sebagian besar tak diketahui lagi atau disebut noname.

Di sisi lain, lagu daerah ini mirip seperti lagu kebangsaan, tetapi statusnya bersifat hanya kedaerahan. Biasanya, lagu daerah ini mempunyai lirik sesuai dengan bahasa daerahnya sendiri-sendiri seperti lagu Rasa Sayange dari Maluku atau Manuk Dadali dari Jawa Barat.

Selain lagu daerah, Indonesia pun mempunyai banyak lagu nasional atau patriotik yang dijadikan lagu penyemangat bagi seluruh pejuang di masa perang kemerdekaan. Sementara itu, perbedaan antara lagu kebangsaan dan lagu patriotik yaitu lagu kebangsaan secara resmi ditetapkan menjadi simbol sebuah bangsa. Lagu kebangsaan pun biasanya dianggap satu-satunya lagu resmi sebuah negara ataupun daerah yang jadi ciri khasnya. Nah, Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Indonesia yang diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman.

3. Musik

Identitas musik asli dari Indonesia mulai terlihat saat budaya Zaman Perunggu datang ke Nusantara pada abad ke-tiga dan abad ke-2 SM (Sebelum Masehi). Pada umumnya, musik-musik suku tradisional Indonesia memakai instrument perkusi, khususnya gong dan gendang. Lalu, beberapa di antaranya berkembang menjadi musik yang cukup rumit dan tentunya berbeda-beda seperti angklung dari Jawa Barat, Sasando dari Pulau Rote, serta musik orchestra gamelan (Jawa dan Bali).

Musik asli Indonesia itu sangalah bermacam-macam sebab suku-suku asli Indonesia juga sangat beragam, sehingga bisa dikatakan semua pulau di Indonesia itu mempunyai budaya serta seni sendiri-sendiri. Dalam hal ini, Indonesia mempunyai rribuan jenis musik dan terkadang diiringi pula dengan tarian atau pentas. Keroncong, angklung, dan gamelan, adalah musik tradisional yang paling banyak disukai, sedangkan musik modern adalah dangdut dan pop.

4. Makanan

Masakan Nusantara adalah cermin dari keberagaman budaya dan tradisi yang dimiliki Indonesia. Pada umumnya, hampir semua masakan khas Indonesia itu kaya akan bumbu yang berasal dari rempah-rempah seperti jahe, kemiri, kunyit, cabai, kelapa, kencur, lengkuas, gula aren, dan lain sebagainya. Selain itu, teknik-teknik memasknya pun dilakukan berdasarkan tradisi atau adat-istiadat. Bahkan, ada juga pengaruh dari luar seperti India, Eropa, Timur Tengah, dan Tiongkok.

Perlu diketahui bahwa tak ada satu pun bentuk tunggal masakan Indonesia. Tapi, yang ada adalah keberagaman masakan regional yang terpengaruh oleh kebudayaan Indonesia dan juga pengaruh asing. Misalnya adalah beras yang sudah diolah menjadi lontong, ketupat, nasi putih, dan lain sebagainya.

Itulah jenis-jenis kebudayaan Indonesia yang perlu diketahui dan dilestarikan. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar akan langsung tayang tanpa moderasi kecuali komentar mengandung spam dan rasis. Untuk itu isilah komentar dengan bijak tanpa spam dan rasis apalagi ujaran kebencian dan caci maki. Agar komentar anda langsung aktif.

Informasi Menarik Lainnya

Author: Dank Rian

Penulis Tetap Blog www.indrakurniawansyah.com (Professional Authorship). Kategori utama tulisan tentang Wisata, Kuliner, dan Hotel. Hobby utama Menulis, Traveling, dan Bermain Bola.


#TAG Terkait: ,