Indra Kurniawansyah

Sharing Infomasi, Tips, Tutorial, & Banyak Hal

Menu

Cara Membuat Mukena Tie Dye Sendiri & Tips Merawatnya

Oleh INDRA

Cara Membuat Mukena Tie Dye Sendiri & Tips Merawatnya. Adakah yang tahu dengan mukena tie dye? Seorang muslim pastinya tidak akan meninggalkan ibadah wajib shalat lima waktu. Kecuali bagi Anda yang sedang berhalangan (haid). Mukena adalah busana pelengkap sholat yang dibutuhkan oleh wanita muslim.

Cara Membuat Mukena Tie Dye

Mukena merupakan syarat syah sholat seorang wanita. Mukena yang sesuai dengan syarat adalah yang menutupi seluruh tubuh kecuali bagian wajah dan telapak tangan. Karena fungsinya sangat penting, memilih mukena harus yang bisa membuat nyaman saat digunakan. Jika asal-asalan memilih mukena bisa saja menyebabkan kekhusuan shalat terganggu, misalnya: jika bahan yang digunakan tidak nyaman bisa membuat badan gatal, cepat berkeringat, dan lainnya.

Sekarang kita bisa menemukan berbagai model dan motif mukena. Berbeda dengan zaman dulu, mukena hanya memiliki pola, motif atau ornament dan bentuk yang sederhana. Seiring perkembangan zaman model mukena mengalami berbagai jenis inovasi yang semakin banyak divariasikan baik bahannya, ornament atau motif yang digunakan sampai bentuk dan modelnya.

Dengan adanya perkembangan dan inovasi tersebut tidak lantas mengesampingkan criteria atau syarat mukena yaitu menutupi aurat. Salah satu perkembangan mukena adalah hadirnya mukena tie die yang memiliki ciri khas dari warna dan motifnya. Seperti apa mukena tie dye itu? Simak ulasannya berikut ini.

Mukena Tie dye Mukena dengan Bergam Motif Pelangi

Ciri khas mukena tie die adalah pada motif atau coraknya. Seperti namanya, mukena model ini menggunakan teknik Tie die dalam proses pembuatannya. Di beberapa daerah di Indonesia teknik ikat ini dikenal dengan beberapa sebutan, misalnya di daerah Palembang dikenal dengan nama pelangi atau cinde, di daerah Jawa dikenal dengan nama tritik atau jumputan, sedangkan di daerah Banjarmasin dikenal dengan nama sarasengan.
Pada prinsipnya Tie dye adalah teknik membuat pola dengan cara mengikat kain di beberapa bagian yang sebelumnya sudah dicelup pada zat warna.

Ikat celup yang menggunakan warna kain dengan cara diikat lalu dicelupka kedalam zat warna. Setelah dibuka kain akan membentuk corak yang terbentuk karena ikatan tersebut.

Saat ini teknik tie die tidak hanya diaplikasikan pada kaos saja, namun bisa diaplikasikan untuk gamis, baju muslim bahkan mukena. Cara membuat ikat celup sederhana dan mudah dikerjakan. Jika Anda ingin mencoba membuat mukena tie dye ada beberapa langkah yang harus diperhatikan, terutama saat mengerjakan proses pencelupan, yaitu:

  1. Pertama-tama siapkan mukena. Sebaiknya gunakan mukena yang bahannya katun, karena tidak semua bahan mukena bisa diwarnai dengan bahan pewarna.
  2. Sebelum dicelup buat konsep dan setiing pada bagian-bagian mukena yang akan diwarnai dan bagian-bagian yang tidak diwarnai. Yang harus diperhatikan adalah: bagian yang diikat adalah bagian mukena yang nantinya tidak akan terkena warna. Agar tidak terlepas gunakan tali atau karet yang diikat dengan kencang.
  3. Tentukan warna-warna yang akan digunakan.
  4. Siapkan ember yang sudah diisi air. Ember pertama diisi dengan air sabun, ember kedua diisi cairan yang berisi pewarna kain. Setiap jenis warna yang digunakan disimpan dalam ember yang berbeda. Siapkan juga ember yang berisi larutan HCI dan yang terakhir siapkan ember yang berisi air bersih.
  5. Setelah kain sudah selesai diikat, pertama-tama celupkan kain pada air yang berisi air sabun. Maksudnya untuk menghilangkan kotoran pada kain lalu peras.
  6. Setelah itu celupkan kain pada ember yang sudah diisi bahan pewarna. Sebaiknya proses pencelupan dimulai dari warna yang lebih muda ke warna yang tua. Diamkan selama 3 menit agar warna meresap pada kain.
  7. Setelah selesai, diamkan dengan cara diangin-angin sebentar.
  8. Lalu celupakn kain ke ember yang berisi larutan HCI. Larutan HCI membantu mengeluarkan warna-warna.
  9. Saat proses pencelupan, gunakan sarung tangan dari plastik.
  10. Setelah selesai bilas kain dengan air bersih sampai warnanya tidak luntur lagi.

Setelah proses pencelupan selesai, lanjutkan dengan membuka ikatan, tipsnya adalah sebagai berikut.

  1. Buka bagian ikatan tali dengan hati-hati. Gunakan pisau, catter atau gunting.
  2. Buka lipatan kain sebelum warna kering. Karena jika sudah kering, lebih sulit membuka lipatannya.
  3. Setelah dibuka rapihkan lipatan-lipatan kain.
  4. Keringkan dengan cara alami yaitu dengan diangin-anginkan. Jangan jemur di bawah terik sinar matahari langsung.
  5. Setelah kering, bersihkan mukena dengan menggunakan air dingin untuk menghilangkan sisa-sisa warna.
  6. Lalu jemur mukena sampai benar-benar kering, caranya dengan diangin-angin.

Selesai sudah mukena dengan hiasan menggunakan teknik tie dye buatan sendiri. Motif atau pola yang dihasilkan oleh teknik tie die sangat beragam. Motif yang dihasilkan tergantung pola dan cara mengikat kainnya. Begitu pula dengan warna yang dihasilkan, bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Jika ingin membuat motif warna lebih berwarna bisa memadukan warna-warni. Keistimewaan mukena ini adalah antara motif mukena yang satu dengan yang lainnya belum tentu sama, jadi lebih terkesan eksklusif. Anda bisa melakukan eksplorasi motif contohnya, motif seperti bintang, motif pelangi, motif lingkaran, dan lainnya.

Pilih Mukena Tie dye yang Nyaman Saat Digunakan

Kenyamanan menggunakan mukena dibutuhkan agar saat melaksanakan sholat tidak terganggu. Jika ingin memilih mukena yang memiliki hiasan dan ornament, pilihkan mukena yang hiasannya wajar. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa fungsi mukena adalah untuk menutup aurat saat sedang menjalankan ibadah shalat.

Jika Anda memilih mukena model lengan panjang usahakan mengunakan decker sehingga bagian lengan tidak akan terlihat saat digerakkan. Ada beberapa model mukena yang bagian atasnya terpisah, jika memilih mukena model ni, pilih bagian atas mukena (jilbab) yang panjang. Jangan sampai jilbabnya pendek. Karena jika jilbabnya terlalu pendek bisa membuat leher terlihat pada saat ruku dan sujud.

Jika mukena bahannya tipis (menerawang) sebaiknya, pilih warna yang agak gelap agar efek transparannya tersamarkan oleh warna. Perhatikan juga jahitan yang terdapat pada mukena. Pastikan jahitannya kuat dan tidak ada benang yang terurai. Apalah artinya memiliki mukena yang indah jika jahitannya terlepas (robek)

Perawatan Mukena, Mencuci Mukena Secara Rutin

Jangan lupa menjaga kebersihan dan kesucian mukena. Merawat mukena dengan baik bisa membuat mukena lebih awet. Mencuci mukena sebaiknya dilakukan minimal dua minggu sekali. Karena mukena sering dipakai setiap hari. Jika mukena jarang dipakai, cuci minimal sebulan satu kali. Berikan pengharum dan pelembut pakaian supaya mukena jadi harum.

Agar mukena lebih awet bisa dengan cara memiliki mukena cadangan, misalnya bedakan mukena harian dirumah atau dimasjid dengan mukena yang digunakan saat berpergian.
Memilih mukena untuk berpergian bisa memilih bahan yang tipis, contohnya bahan parasut. Saat melakukan perjalanan tentu membutuhkan kepraktisan dalam membawa barang termasuk mukena. Bahan parasut memiliki tekstur yang ringan dan tipsi sehingga lebih mudah dilipat kecil. Mukena untuk berpergian sudah dilengkapi tas kecil untuk menyimpan mukena.

Demikian ulasan mengenai cara membuat mukena tie dye dan tips memilih mukena yang nyaman dan cara perawatannya. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat, selamat berkereasi!

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar akan langsung tayang tanpa moderasi kecuali komentar mengandung spam dan rasis. Untuk itu isilah komentar dengan bijak tanpa spam dan rasis apalagi ujaran kebencian dan caci maki. Agar komentar anda langsung aktif.

Informasi Menarik Lainnya

Author: INDRA

Saya adalah Blogger pemula yang senang berbagi. Alumni salah satu Pondok Pesantren yang ada di kota Bengkulu. Pernah kuliah di STIE Depok jurusan Akutansi Perbankan. Juga pernah merasakan pahit manis kuliah di IAIN Bengkulu jurusan Bahasa Inggris.


#TAG Terkait: