Indra Kurniawansyah

Sharing Infomasi, Tips, Tutorial, & Banyak Hal

Menu

Ikuti Cara Belanja Online yang Aman dan Dapatkan Barang Bagusnya

Oleh INDRA

Cara belanja online sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah. Hal yang lumayan sulit hanya mengetahui apakah situs belanja itu terpercaya atau tidak. Ada beberapa toko online yang berjualan dengan modus menipu.

Cara Belanja Online yang Aman

Cara Belanja Online yang Aman

Ini dia beberapa cara belanja online yang aman dan bisa ditiru.

Lakukan Riset Terlebih Dahulu

Jangan langsung tertarik membeli barang meski terlihat bagus dan harga yang cocok. Riset yang bisa dilakukan adalah mencari reviewnya di internet. Apakah ada pelanggan yang memberikan komentar negatif atau positif.

Untuk toko online yang sudah terkenal, seperti yang sudah banyak diiklankan pasti banyak yang mereview. Akan tetapi, toko online di twitter atau instagram mungkin agak susah mencarinya. Mungkin cara yang bisa dilakukan adalah melihat jumlah followers twitter atau instagramnya. Jika toko online tersebut terpercaya pasti banyak orang yang mengikutinya.

Baca dengan Baik Kebijakan Web Terhadap Data Pribadi

Baca kebijakan website dengan baik, jangan sampai ada kebijakan yang salah satu poinnya, yaitu pengelola situs web akan memberikan data pribadi Anda ke pihak lain. Jangan lupa juga cek kebijakan pengembalian barang. Dikarenakan barang yang akan dibeli tidak bisa langsung dilihat secara fisik maka harus ada garansi jika ada cacat dalam pengiriman barang.

Cari yang bisa menukarkan barang cacat itu dengan barang baru yang lebih baik kondisinya, dengan yang baru, atau dikembalikan uang yang sudah ditransferkan.

Baca Deskripsi Produk Jika Paket Datang

Jika toko online menjual barang bermerek dan potongan harganya besar maka Anda patut curiga. Ini menjadi cara belanja online yang aman untuk dilakukan.

TERKAIT :  6 Produk yang Bisa Meledak di Pasarkan Secara Online!

Jangan Cepat Tergoda dengan Barang Murah

Ada tawaran barang murah dari email, jangan langsung tergiur. Apalagi jika dia meminta ID juga password Anda tanpa izin dari pemilik email. Hal seperti itu biasanya pekerjaan spammer.

Spammer juga biasanya punya modus lain, mereka bisa merayu. Mengirim email yang seolah datang dari perusahaan baik-baik. Untuk mencegah hal-hal merugikan lebih baik langsung menuju website perusahaan itu, misalnya Lazada. Jangan klik melalui email dan pop up.

Carilah Tanda Keamanan Website

Tanda amannya sebuah situs adalah ada gambar gembok pada status bar browser. Jadi lihat tanda itu dulu sebelum Anda masukkan informasi pribadi. Jika nantinya Anda diminta untuk memasukkan informasi tentang pendaftaran rekening kredit maka lihat dulu halaman situsnya. Alamat situs harus berubah menjadi “shttp” atau “https”, dari yang sebelumnya http. Dengan begitu, artinya informasi pembayaran Anda dienkripsi, itu tandanya aman.

Amankan PC

Amankan PC (Personal Computer) dengan antivirus. Lebih baik jika Anda mempunyai firewall dan spyware. Software itu harus terus diupdate sehingga PC dapat terlindungi dari ancaman baru. Lebih baik atur secara otomatis proses updatenya.

Pertimbangkanlah Cara Membayar

Biasanya pembayaran dilakukan menggunakan kartu kredit meski ada juga yang via transfer dan COD (Cash on Delivery) atau pembayaran langsung dilakukan ketika barang sudah diantarkan. Dengan membayar menggunakan kartu kredit, ada bukti yang kuat jika barang yang diantarkan tidak sesuai pesanan meski Anda sudah membayar lunas.

Akan tetapi, sekarang ada juga pencurian nomor kartu kredit. Jadi lebih aman gunakan PayPal, COD, dan kirim transferan.

Periksa Harga Total Barang

Jumlahkan harga barang dengan ongkos kirim. Bandingkanlah total harga website satu dan lainnya.

Simpan Bukti Transaksi

Anda harus menyimpan bukti transaksi untuk berjaga-jaga. Juga simpan salinan emailnya.

TERKAIT :  Jenis-jenis Peluang Bisnis Online yang Bisa di Jalan dari Rumah

Setelah Transaksi Matikan PC

Alasannya karena bisa saja ketika PC Anda masih dinyalakan ketika sudah bertransaksi ada yang menanamkan malware. Kemudian PC diambil alih dan transaksi yang tidak Anda lakukan malah terjadi.

Ciri Penipuan Jual Beli Online

Setelah di atas disebutkan bagaimana cara belanja online yang aman, berikut ini akan dibahas tentang bagaimana modus penipuan jual beli online. Sangat penting untuk dibaca supaya Anda bisa terhindar dari modus penipuan.

  • Biasanya barang yang sering dijual penipu adalah berbagai produk, seperti handphone, laptop, kamera, dan benda elektronik lainnya. Dikarenakan barang itu punya daya jual dan beli yang tinggi di masyarakat.
  • Harga yang wajar juga bisa menindentifikasi bahwa sebuah website atau toko online itu adalah penipu. Umumnya, toko online penipu menjual barang dengan harga yang 50 persen lebih murah dari harga normal pasaran.
  • Hal itu dilakukan untuk menarik minat para calon korban. Jadi jangan tergiur dengan harga barang yang murah, ya! Anda harus pintar, jangan tertipu dengan para penjual barang tipuan.
  • Salah satu tanda toko online penipu adalah tidak bisa COD. Umumnya penipu akan menolak hal itu dengan berbagai macam alasan oleh karena barang yang mereka jual tidak ada. Contohnya, jika COD maka si penipu ada yang meminta calon pembelinya membayar DP sebesar 50 persen dari harga barang.
  • Juga tidak bisa memakai rekening bersama. Rekening bersama adalah salah satu cara untuk meminimalkan tidak pidana penipuan jual beli secara online. Jika oknum diajak menggunakan rekening bersama maka dia akan menolak dengan banyak alasan. Anda harus waspada dan lebih baik tinggalkan website itu dengan segera.
  • Alamat tokonya fiktif atau tidak jelas. Penipu biasanya punya domisili di Pekanbaru, Batam, dan daerah-daerah lain yang dekat dengan perbatasan antar negara. Misalnya ada toko yang letaknya jauh dan sulit untuk dijangkau atau ketika dicek, tokonya tidak ada. Akan tetapi, ada juga penipu yang berkata bahwa dia hanya berjualan online, tidak ada tokonya (offline).
  • Hati-hati dengan barang BM atau black market. Biasanya penipu berkata mereka menjual barang black market tapi anehnya ada yang berkata bahwa barang itu bergaransi. Jika dipikir-pikir mana ada barang black market yang punya garansi resmi apalagi garansinya 1 sampai 2 tahun.
  • Oleh karena barang black market adalah barang illegal yang tidak ada persetujuan antara bea cukai dan pihak penjual untuk didagangkan. Itu hanyalah akal-akalan penipu untuk meraup keuntungan.
  • Penipu akan menampilkan foto barang yang tidak ada aslinya di tangan penjual gadungan itu. Mereka kebanyakan mengambil barang di forum, mesin pencari, atau lapak orang lain. Resi pengiriman juga fiktif misalnya dia mengaku tokonya ada di Bali, tapi ternyata salah satu dari bukti resi pada cek ternyata ada di Bandung.
  • Pakai website gratis dan membuat testimoni palsu. Prinsip testimoni tidak terlalu berbeda dengan prinsip dunia ekonomi. Persamaannya yaitu mengeluarkan modal yang sedikit demi mendapatkan untung atau hasil maksimal. Jika ada testimoni pun, hal itu hanyalah karangan penipunya. Bisa saja dia sendiri yang membuat testimoninya atau mengarang sendiri.
TERKAIT :  Memanfaatkan Toko Online Sebagai Pendongkrak Omset Penjualan

Nah, itu dia penjelasan tentang cara belanja online dan mengetahui sebuah website, apakah penipu atau bukan. Sebagai pengguna internet Anda harus pintar dalam mengambil keputusan dan memikirkan sesuatu. Jangan sampai terkecoh dengan janji-janji manis, penampilan barang, harga barang, dan lain-lain. Pastikan dulu toko online yang akan Anda beli barangnya, benar-benar toko terpercaya. Semoga bermanfaat untuk Anda yang akan berbelanja di toko online.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar akan langsung tayang tanpa moderasi kecuali komentar mengandung spam dan rasis. Untuk itu isilah komentar dengan bijak tanpa spam dan rasis apalagi ujaran kebencian dan caci maki. Agar komentar anda langsung aktif.

Informasi Menarik Lainnya

Author: INDRA

Saya adalah Blogger pemula yang senang berbagi. Alumni salah satu Pondok Pesantren yang ada di kota Bengkulu. Pernah kuliah di STIE Depok jurusan Akutansi Perbankan. Juga pernah merasakan pahit manis kuliah di IAIN Bengkulu jurusan Bahasa Inggris.