Indra Kurniawansyah

Sharing Infomasi, Tips, Tutorial, & Banyak Hal

Menu

Keindahan Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas

Sudah pada baca kan pilihan transportasi ke Gunung Gede Pangrango? kalau belum monggo dibaca dulu. Karena sekarang kita akan bahas lebih jauh salah satu jalur Surga pendakian gunung Gede Pangrango. Kenapa dikatakan surga, karena sekali jalan kita bisa menemukan pemandangan indah dan sangat instagramable di jalur pendakian via Cibodas.

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango lewat Cibodas

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango lewat Cibodas

Ingat jangan lupa ya untuk bisa mendaki Gunung Gede Pangrango kalian harus mengurus SIMAKSI (Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi) terlebih dahulu, pengurusan SIMAKSI saat ini sudah bisa dilakukan secara online dengan mengunjungi http://booking.gedepangrango.org/ dan ikutilah cara yang terlampir di sana.

Setelah kalian mendapaftarkan SIMAKSI hal selanjutnya yang bisa kalian lakukan adalah melapor ke pos pendaftaran Gunung Gede Pangrango di Cibodas. Jangan lupa juga cek peralatan pendakian, kelengkapan logistic dan pemanasan sebelum mulai mendaki.

Trek pendakian awal didominasi oleh batu yang sudah disusun dengan rapih, jangan heran karena trek awal pendakian Gunung Gede Pangrango ini adalah jalur wisata aktif yang banyak dilalui wisatawan pada umumnya. Suara burung dank era bersahutan menemani kalian selama pendakian. Pemandangan indah pertama yang bisa nikmati adalah Telaga Biru.

Telaga Biru Gunung Gede Pangrango

Telaga Biru Gunung Gede Pangrango

Telaga biru ini sebenarnya adalah sumber air pertama di pendakian, dinamakan demikian karena warna airnya biru. Warna tersebut dihasilkan dari gangga yang berada di dasar dan pinggir Telaga ini. Setelah melanjutkan perjalanan kira-kira 20 menit kalian akan sampai di persimpangan yang menuju Air Terjun Cibeureum atau ke puncak gunung.

Nah jika kalian memiliki waktu yang sangat banyak kalian bisa juga coba mampir ke Air Terjun Cibeureum.

Mari kita lanjutkan saja perjalanan ke Puncak Gunung Gede Pangrango, setelah melewati persimpangan jalan tersebut kalian akan melewati jalan rawa yang dikenal dengan nama Rawa Denok 1 dan Rawa Denok 2. Tapi tidak perlu khawatir karena trek nya sudah dibuat sangat bagus bahkan bisa dibilang ini merupakan salah satu spot Instagramable.

Setelah melewati indahnya jalur rawa kita akan berhadapan dengan trek bebatuan yang terjal, jalur juga sudah mulai menanjak dan melelahkan pastinya. Disinilah pendakian Gunung Gede Pangrango sebenarnya dimulai. Kalian akan terus melewati trek sejenis, ditemani dengan dinginnya udara pegunungan karena sudah memasuki hutan tropis yang rapat dan suara burung bersahutan yang indah (tidak akan kalian dapatkan di kota).

Kira-kira setelah 2 jam perjalanan dari rawa kalian akan disambut dengan spot indah selanjutnya yaitu air panas. Hati-hati melewati trek air panas ini termasuk ekstrim karena harus menembus aliran air panas dari puncak Gunung Gede. Keseimbangan kalian akan dibantu dengan seutas tali, dan sekali lagi hati – hati melewati trek ini, karena aliran air panas juga deras mengalir dibawah batu tempat kalian jalan jika kalian terpeleset bisa bahaya.

Satu jam perjalanan dibutuhkan untuk sampai di kandang batu dari tempat air panas yang tadi kita lewati.

Kandang Batu Gunung Gede Pangrango

Kandang Batu gunung gede pangrango

Di Kandang Batu ini kalian bisa mendirikan tenda, tempat ini memang tempat camp pertama di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas. Jika langit sudah gelap ketika kalian sampai di Kandang Batu, sebaiknya kalian mendirikan tenda di sini saja daripada melanjutkan perjalanan ke tempat camp selanjutnya.

Hiden Tips : Camp di kandang batu lebih nyaman, walaupun lebih jauh dari puncak tetapi lebih tenang karena pendaki lainnya lebih memilih camp di kandang badak. Di kandang batu juga kalian bisa merasakan mandi air panas yang dekat dari lokasi camp.

Melanjutkan perjalanan dari kandang batu selama 10 menit kalian akan menemukan lagi salah satu spot foto menarik yaitu air terjun Panca Weuleuh.

Dari air terjun ke tempat camp kedua kita membutuhkan waktu 1 jam, tempat camp ini dinamakan Kandang Badak. Inilah tempat favorit pendaki mendirikan tenda, karena di kandang badak sangat berlimpah sumber air nya. Kandang badak sangatlah luas, jadi puluhan tenda bisa berdiri ditempat ini. Konon katanya nama Kandang Badak didapat karena dulu disinilah tempat awal badak terlihat di Gunung Gede.

Perjalanan ke puncak Gunung Gede memakan waktu 2 jam kalau dari Kandang Badak. Dari Kandang Badak kalian bisa memilih perjalanan mau ke puncak Gede atau ke Puncak Pangrango, kedua jalur tersebut menghabisakan waktu 2 jam. Untuk sekarang mari kita memilih pendakian ke puncak Gede terlebih dahulu.

Pendakian Gunung Gede Pangrango yang menuju puncak Gede ini didominasi dengan trek bebatuan, ditemani juga dengan akar pohon besar. Oh iya, kami sarankan untuk sarapan sebelum summit attack dan jangan lupa juga untuk pemanasan. Karena kalian tidak akan menemukan trek datar saat menuju puncak, kemiringan bisa mencapai 70 derajat.

Dalam perjalanan ke puncak Gede kalian juga akan menemukan jalur yang terpisah, yang satu jalur memutar, dan yang satu lagi adalah tanjakan ekstrim biasa disebut oleh pendaki “Tanjakan Setan”. Jika kalian ingin menikmati keduanya, kalian bisa mencoba jalur berbeda ketika naik dan turun.

Keindahan Pendakian Gunung Gede Pangrango tidak berhenti sampai kalian tiba di puncaknya saja. Surga tersembunyi sebenarnya tidak jauh dari puncak Gede, itu adalah Alun-alun Suryakencana. Padang seluas 50 hektar ini dipenuhi sang bunga abadi Edelweiss, sangat indah.

Perjalanan menuju alun-alun Suryakencana ini menuruni puncak Gede, turunannya sangat curam dan licin. Alun-alun Suryakencana sebenarnya dilewati sekali jalan jika kalian melalu jalur Putri, untuk yang mau melalui jalur putrid bisa melihat paragraph awal di atas.

Lembah Mandalawangi Pangrango

Lembah Mandalawangi Pangrango

Surga Tersembunyi Lainnya di Puncak Pangrango adalah Lembah Mandalawangi. Bila ada lembah lainnya di puncak Pangrango yang berseberangan dengan puncak Gede? Namanya Lembah Mandalawangi.

Untuk mencapainya kalian yang sudah tiba di tempat camp kandang badak bisa menuju jalur ke Puncak Pangrango. Trek nya hampir sama dengan ke puncak Gede, dan ketika sampai kepuncak, terus telusuri sampai bertemu dengan sang surga Lembah Mandalawangi. Tempat ini adalah tempat favorit nya dari Soe Hoek Gie.

Bagaimana? Tidak perlu meluangkan banyak waktu hingga berminggu-minggu untuk menjelajahi dan melihat surga tersembunyi di tanah jawa ini. Kalian hanya cukup meluangkan waktu 3 hari weekend, dan biaya yang tidak juga besar.

Berikut rangkuman waktu dari saat kita mendaki sampai mejajakan kaki di kedua puncak Gede Pangrango.

Kalkulasikan semua waktu perjalanan

  • Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit)
  • Tarentong – Telaga Biru (15 menit)
  • Telaga Biru – Rawa Panyangcangan (20 menit)
  • Rawa Panyangcangan – Rawa Denok 1 (10 menit)
  • Rawa Denok 1 – Rawa Denok 2
  • Rawa Denok 2 – Bartu Kukus 1
  • Batu Kukus 1 – Batu Kukus 2
  • Batu Kukus 2 – Batu Kukus 3
  • Batu Kukus 3 – Pondok Pemandangan
  • Pondok Pemandangan – Air Panas (dari Rawa Denok 1 sampai Air Panas= 2jam 15menit)
  • Air Panas – Kandang Batu (1jam)
  • Kandang Batu – Panca Weuleuh (10 menit)
  • Panca Weuleuh – Kandang Badak (1jam)
  • Kandang Badak – Puncak Gunung Gede (2jam)
  • Kandang Badak – Puncak Gunung Pangrango (2jam)

TOTAL= 7 jam 35 menit (sampai puncak Gede, di luar istirahat dan bermalam). Untuk turun kembali lalu dilanjutkan ke puncak Pangrango jadi totalnya= 9jam 35menit.

Nah, untuk perjalanan turun gunung rata-rata mencapai 4-5jam-an saja.

Ayok cintai alam dari tanah negeri mu sendiri, jangan sampai rusak oleh tangan tangan jahil. Semoga artikel ini bisa membuat kalian tertarik untuk berpetualang di Taman Nasional Gede Pangrango.

#TAG

Author: INDRA

Saya adalah Blogger pemula yang senang berbagi. Alumni salah satu Pondok Pesantren yang ada di kota Bengkulu. Pernah kuliah di STIE Depok jurusan Akutansi Perbankan. Juga pernah merasakan pahit manis kuliah di IAIN Bengkulu jurusan Bahasa Inggris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar akan langsung tayang tanpa moderasi kecuali komentar mengandung spam dan rasis. Untuk itu isilah komentar dengan bijak tanpa spam dan rasis apalagi ujaran kebencian dan caci maki. Agar komentar anda langsung aktif.

Informasi Menarik Lainnya