Indra Kurniawansyah

Sharing Infomasi, Tips, Tutorial, & Banyak Hal

Menu

Tips Beternak Bebek atau Itik yang Diambil Telurnya

Tips Beternak Bebek atau Itik yang Diambil Telurnya – Beternak bebek atau itik memang bukan bisnis yang baru lagi. Bahkan jauh sebelum negara kita merdeka sudah banyak yang menggelutinya. Dari masa ke masa beternak bebek terus diminati banyak orang. Berikut tips terbaik agar usaha yang dijalan sesuai harapan.

Beternak Bebek atau Itik Petelur

Beternak Bebek atau Itik Petelur

Selain daging, banyak pula orang yang ingin beternak bebek atau itik untuk diambil telurnya. Khusus untuk peternak bebek yang ingin mengambil telur sebagai hasil utamanya ada teknik-teknik tersendiri yang harus diterapkan. Teknik-teknik tersebut meliputi sarana untuk tempat peternakan atau kandang, pemilihan bibit, pemiliharaan dan proses panen serta pemasaran.

#Sarana Kandang

Kandang bebek petelur yang baik harus bisa memenuhi beberapa syarat. Yang pertama yaitu suhu udaranya, harus lebih dari 35 derajat namun tidak boleh di atas 40 derajat celcius. Meski kandangnya dalam keadaan yang lembab, namun tingkat kelembabannya harus kurang dari 60%.

Selain itu kandang tersebut harus dilengkapi dengan fasilitas penerangan yang cukup, dengan tujuan agar peternak lebih mudah melakukan penataan ulang terhadap kandang tersebut. Ada baiknya fasilitas penerangan ini dipasang di setiap sudut ruang atau kandang.

Bahan yang dipakai untuk membuat kandangnya tidak perlu yang mahal-mahal. Yang paling penting adalah dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan awet untuk menghindari terjadinya pemborosan. Dan yang tidak boleh dilupakan, harus disediakan pula perlengkapan lain yaitu tempat guna menaruh makanan dan minuman yang ditata sedemikian rupa sehingga tidak membuat kandang menjadi cepat kotor.

#Pemilihan Lokasi

Untuk lokasinya, yang paling cocok untuk beternak bebek atau itik adalah daerah yang jauh dari pemukiman penduduk dan lebih bagus lagi terletak di pinggiran sungai. Tujuannya agar lebih gampang membersihkan kandang karena persediaan airnya cukup melimpah. Selain itu sungai tersebut dapat dipakai untuk beternak bebek karena binatang ini suka berenang dalam air.

Selain masalah kesehatan, kompleks peternakan bebek atau itik yang jauh dari pemukiman juga bisa menghasilkan suasana yang lebih tenang, sehingga bebek maupun itik yang diternak tidak mudah mengalami strss. Dengan berada di tempat sepi, maka hasil panen telurnya bisa lebih banyak.

#Teknik Pemilihan Bibit

Bukan hanya kandang saja, saat beternak bebek atau itik juga harus dapat memilih bibit yang unggul, agar telur yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih bagus dan punya ukuran yang lebih besar. Ada beberapa cara untuk memilih bibit bebek atau itik dengan kualitas prima.

Pertama adalah memilih telur bebek atau itik khusus untuk pembibitan kualitas nomor satu, kemudian ditetaskan pada indukan ayam. Karena bebek dan itik tidak pernah mau mengerami telurnya sendiri.

Cara kedua, memelihara itik unggulan kemudian diambil telurnya dan ditetaskan dengan cara yang sama. Teknik pertama punya keunggulan membutuhkan waktu yang lebih singkat tapi tidak bisa mengetahui kualitas bibitnya secara pasti. Sementara teknik kedua punya kelebihan bisa mengetahui secara langsung kualitas induknya namun memerlukan waktu lebih lama.

Sedangkan cara ketiga yaitu membeli bakalan atau starter yang baru menetas satu hari hingga satu setengah bulan. Bebek bakalan ini lebih terkenal dengan sebutan DOD. Ciri DOD yang berkualitas unggul adalah tidak memiliki cacat pada bagian tubuhnya dan bulunya memiliki warna kuning cerah serta mengkilap.

#Teknik Perawatan

Teknik perawatan dalam beternak bebek bisa dibedakan menjadi dua macam. Yang pertama adalah perawatan bibit. Misalnya setelah mendapat bibit bakalan atau DOD, harus secepatnya dimasukan dan dirawat dalam kandang.

Dalam setiap satu meter persegi kandang, bibit yang boleh dimasukan tidak boleh lebih dari 50 ekor. Pemberian pakannya harus disesuaikan dengan umur bebek terebut. Dan yang tidak boleh dilupakan, harus rajin memberi mineral dan vitamin yang dimasukan dalam air minum. Tujuannya agar bebek atau itik tersebut memiliki daya tahan dan kesehatan yang lebih prima serta tidak muda terkena serangan penyakit.

Teknik perawatan kedua ditujukan pada calon indukan. Calon indukan bebek petelur ini ada dua jenis. Adapun jenis pertama adalah induk yang hasil panen telurnya akan dijual maupun dikonsumsi. Sedangkan yang kedua induk yang telurnya digunakan untuk tetasan.

Untuk induk yang telurnya digunakan sebagai tetasan, maka harus menyediakan pejantannya. Setiap satu pejantan bisa dipakai untuk mengawini enam ekor bebek betina. Sedangkan untuk teknik perawatannya sendiri, semua menggunakan teknik yang sama. Namun yang terpenting adalah, harus ditentukan lebih dulu, apakah induk tersebut akan diambil telurnya untuk dijual dan dikonsumsi atau ditetaskan.

#Pemeliharaan dan Pemberian Pakan

Hal lain yang harus diperhatikan dalam beternak bebek atau itik adalah teknik pemeliharaan dan pemberian pakan. Salah satunya adalah kandang harus selalu dibersihkan. Kandang yang kotor bisa memunculkan virus penyakit. Jika ini terjadi akan menyebabkan biaya pengeluaran jadi membengkak karena harus membeli obat dan teknik penyembuhan lainnya.

Kemudian untuk menghindari adanya serangan penyakit, selain menjaga kebersihan kandang peternak juga harus rajin berkonsultasi dengan dokter hewan terutama ketika ada bebek yang sudah terlanjur sakit. Tujuannya agar penyakit tersebut tidak dapat menyerang bebek-bebek yang lain. Bahkan jika perlu bebek yang sakit tersebut dipisahkan di tempat tersendiri hingga sembuh.

Untuk pemberian makanannya, dalam beternak bebek biasanya dibedakan menjadi tiga jenis sesuai dengan fase pertumbuhannya. Mulai dari starter atau fase permulaan, grower atau masa pertumbuhan dan yang terakhir adalah layar.

Untuk fase permulaan atau starter, usianya berkisar antara satu hari hingga dua minggu sejak menetas. Makanannya harus dikasihkan dalam wadah yang rata atau tray. Setelah dua minggu makanan bisa ditaburkan di lantai kandang, namun sebagian tetap dikasihkan dalam wadah. Selanjutnya ketika menginjak usia tiga minggu sampai satu bulan semua makanan sudah bisa diletakan di lantai.

Setelah bebek memasuki usia dua bulan, bebek mulai dikasih makanan buatan agar mendapat pasokan nutrisi yang lebih lengkap. Karena pada fase inilah bebek tersebut sudah mulai dapat menghasilkan telur.

Kemudian untuk air minumnya harus mulai diberi campuran mineral dan vitamin sejak bebek berusia di bawah satu minggu. Sebagai tahap permulaan, air minum ini ditempatkan di bagian pinggir kandang.

Setelah usianya menginjak satu bulan, harus dibuatkan tempat khusus untuk air minum yang ukuran panjangnya sekitar dua meter bagi 200 hingga 300 ekor bebek dalam setiap kandang. Air minum yang sudah diberi campuran mineral dan vitamin ini harus selalu tersedia setiap waktu.

#Proses Panen dan Teknik Pemasaran Telur

Langkah beternak bebek selanjutnya adalah menghadapi masa bertelur. Perlu diketahui, pada umumnya bebek akan bertelur pada waktu tengah malam atau dini hari. Misalnya jika bebek tersebut bertelur pada pukul empat pagi, maka dipastikan dia tidak akan mengeluarkan telur lagi, sehingga bisa dikeluarkan dari kandangnya. Setelah itu telur-telur tersebut dapat diambil atau dipanen.

Telur-telur tersebut harus segera diambil secepatnya, karena jika mengalami keterlambatan jadi mudah membusuk. Wadah telurnya sendiri harus dibuat cekung dan berbentuk keranjang sehingga tidak mudah jatuh. Ada baiknya begitu dipanen langsung dipasarkan.

Namun jika ingin diawetkan, hasil panen dari beternak bebek ini bisa dimasak menjadi telur asin, sehingga punya nilai jual yang lebih tinggi. Selama ini banyak rumah makan tradisional yang selalu bersedia menampung telur asin kemudian dijual lagi pada pelanggannya.

Selain itu banyak pasar tradisional atau modern yang juga bersedia menampung hasil olahan telur asin tersebut. Jadi bisa dikatakan untuk pemasarannya tidak pernah mengalami kendala yang cukup berarti. Bahkan selama ini banyak penjual telur bebek yang kurang mendapatkan pasokan dari para peternak.

Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa beternak bebek itu merupakan salah satu peluang usaha yang sangat prospektif. Namun tentu saja harus disertai dengan usaha keras, tekun dan tidak mudah menyerah.

Author: INDRA

Saya adalah Blogger pemula yang senang berbagi. Alumni salah satu Pondok Pesantren yang ada di kota Bengkulu. Pernah kuliah di STIE Depok jurusan Akutansi Perbankan. Juga pernah merasakan pahit manis kuliah di IAIN Bengkulu jurusan Bahasa Inggris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar akan langsung tayang tanpa moderasi kecuali komentar mengandung spam dan rasis. Untuk itu isilah komentar dengan bijak tanpa spam dan rasis apalagi ujaran kebencian dan caci maki. Agar komentar anda langsung aktif.

Informasi Menarik Lainnya