Indra Kurniawansyah

Sharing Infomasi, Tips, Tutorial, & Banyak Hal

Menu

Wayang Arjuna dalam Kisah Mahabharata yang Melegenda

Oleh INDRA

Wayang Arjuna adalah salah satu tokoh utama dalam pewayangan yang mengisahkan perang baratayuda antara pandawa lima dan kurawa. Tokoh ini digambarkan dalam pewayangan sebagai lelaki tampan dan lembut. Tak heran, jika banyak dalang yang tertarik untuk mengangkat kisahnya. Dikisahkan dia merupakan kesatria yang suka menolong. Namun tahukah Anda seperi apa gambar wayang Arjuna?

gambar wayang Arjuna

Ket image: Gambar Wayang Arjuna dalam Kisah Mahabharata yang terkenal dari masa ke masa. (google image)

Sebenarnya untuk mengetahui seperti apa gambar dari wayang Arjuna bukan hal yang sulit, melainkan sangat mudah. Anda tinggal ketikkan saja “wayang arjuna” pada kotak pencarian di google, lalu tekan enter. Dan akan muncul banyak gambar wayang arjuna beserta kisahnya.

Nah, tak ada salahnya bukan untuk mencari tahu seperti apa kisah dari wayang Arjuna? Adapun  ulasannya adalah sebagai berikut.

Kelahiran Arjuna Dalam Kisah Mahabharata

Seperti apa sih cerita kelahiran dari Arjuna? Dalam kisah Mahabarata diceritakan, Prabu Pandu tidak bisa melanjutkan keturunan karena dikutuk oleh seorang resi. Meski demikian, Kunti yang tidak lain adalah istri pertama dari Prabu Pandu menerima anugerah dari Resi Durwasa.

Kunti bisa memanggil dewa sesuai dengan keinginannya. Di samping itu, Kunti juga bisa mendapatkan anugerah dari dewa yang dipanggil. Kunti dan Pandu memanfaatkan anugerah tersebut untuk memanggil Dewa Bayu, Yama, dan Indra yang kemudian memberi mereka 3 orang putra.

Dan Arjuna merupakan putra ketiga yang lahir dari Indra, tidak lain adalah pemimpin dari para dewa. Arjuna lahir di lereng Gunung Himawan. Tepatnya di sebuah tempat yang dikenal dengan nama Satsringa.

#Arjuna Belajar Memanah

Arjuna bersama saudara-saudara lainnya dididik oleh Drona. Kemampuan Arjuna dalam ilmu memanah sudah terlihat sejak kecil. Bahkan pada usia muda, Arjuna telah memperoleh gelar Maharathi (kesatria terkemuka).

TERKAIT :  Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia

Dalam suatu waktu, Drona meletakkan burung kayu pada pohon, ia pun menyuruh murid satu per satu untuk mencoba membidik burung tersebut. Selain itu, Drona juga menanyakan apa saja yang sudah mereka lihat.

Sebagian besar murid menjawab bahwa mereka melihat pohong, ranting, cabang, dan segala sesuatu yang dekat dengan burung tersebut, tak terkecuali burung itu sendiri. Dan saat giliran Arjuna yang membidik, Drona menanyakan apa yang dilihatnya. Arjuna pun menjawab bahwa yang ia lihat hanya burung saja. Jawaban Arjuna membuat Drona merasa kagum dan sangat yakin bahwa Arjuna sudah menguasai strategi membidik.

Dan pada suatu hari, Drona tengah mandi di Sungai Gangga, dan tiba-tiba ada seekor buaya yang menggigitnya. Sebenarnya Drona bisa membebaskan diri dengan mudah. Namun Drona memilih untuk berteriak meminta tolong karena ingin menguji keberanian murid-muridnya.

Di antara sekian banyak murid, hanya Arjuna yang berani datang dan memberi pertolongan. Arjuna menolong Drona dengan panahnya. Arjuna membunuh buaya yang menggigit gurunya dengan panah yang ia bidik.

Sebagai bentuk penghargaan, Drona memberikan Arjuna sebuah astra yang bernama Brahmasirsa. Selain itu, Drona juga mengajarkan Arjuna perihal bagaimana cara memanggil dan menarik astra tersebut. Menurut Mahabharata, Brahmasisra hanya bisa ditujukan kepada dewa, setan jahat, raksasa, dan mahluk sakti yang berbuat jahat. Hal ini dikarenakan, Brahmasirsa sangat berbahaya.

Arjuna mempunyai banyak nama? Apa saja? Yuk simak dalam ulasan berikut.

#Nama Lain Arjuna

Sama seperti wayang lainnya, Arjuna juga mempunyai nama lain. Namun kata Arjuna sendiri secara harfiah diartikan bersih, putih, bersinar terang. Di sisi lain, nama Arjuna juga bermakna jujur baik di wajah maupun pikiran.

Dalam kitab Wirataparwa tercatat bahwa Arjuna pernah menjalani masa penyamaran. Saat melakukan penyamaran, Arjuna berperan sebagai pelatih tari di keraron Raja Wirata. Selain itu, Arjuna juga bersedia menjadi kusir dari kereta Pangeran Utara ketika terjadi invansi di Kerajaan Kuru.

TERKAIT :  Cerita Wayang Bahasa Jawa Dari Masa ke Masa

Dan tidak mudah untuk meyakinkan sang pengeran bahwa ia adalah Arjuna putra Pandu yang tengah melakukan penyamaran. Arjuna memberberkan sepuluh namanya, agar sang pangeran percaya.

Adapun nama-nama dari Arjuna adalah sebagai berikut. Arjuna yang artinya tak ternoda dan bersinar. Kemudian Palguna yang artinya lahir saat bintang Uttara Phalguni berada di Zenith. Jisnu yang berarti hebat ketika sedang marah.

Selain itu, Kriti yang bermaksna bermahkota indah pemberian Dewa Indra. Swetawahana artinya mempunyai wahana yang berwarna putih. Lalu. Bobatsu yang bermakna tidak pernah bertaruh secara curang. Ada juga Wijaya yang artinya berjaya, karena Arjuna selalu memenangkan pertarungan yang ia hadapi.

Masih ada lagi Parta yang berarti anak perta. Kemudian Sawyasaci yang maknanya adalah bisa menggunakan kedua tangan untuk menembakkan anak panah. Dan terakhir adalah Dananjaya yang artinya adalah mahir dalam menguasai busur panah.

Terlepas dari itu, bagaimana karakter Arjuna dalam pewayangan Jawa? Dan apa yang membuat wayang Arjuna dikenal banyak orang?

#Arjuna dalam Pewayangan Jawa

Arjuna bukanlah nama yang asing dalam dunia pewayangan. Gambar wayang Arjuna dalam pewayangan dikisahkan sebagai kesatria yang gemar bertapa, berguru, dan berkelana.

Arjuna bukan hanya menjadi murid dari Resi Drona, melainkan juga Resi Padmana. Dikisahkan Arjuna pernah menjadi bramana di Goa Mintaraga. Selain itu, Arjuna juga mendapatkan gelar Bagawan Ciptaning. Arjuna dianggap sebagai kesatris unggulan para dewa yang bisa membinasakan Prabu Niwatakawaca yang tak lain adalah raja raksasa dari Negara Manimantaka.

Dan dengan kekuatan dan kecerdikannya, Arjuna bisa membinasakan raja raksasa tersebut. Sebagai penghargaan atas jasanya, Arjuna diangkat sebagai raja di Kahyangan Dewa Indra dan diberi gelar Prabu Karitin. Bukan hanya itu, Arjuna juga mendapatkan pusaka-pusaka sakti dari para dewa.

TERKAIT :  Wayang Kulit Berasal Dari Daerah Mana? Benarkah Asli Dari Jawa!

Adapun pusaka-pusaka sakti yang dimaksud di antaranya adalah Panah Ardadadali dari Bhatara Kuwera. Kemudian Gendewa dari bhatara Indra. Ada juga Panah Cundamanik dari Bhatara Narada. Dan setelah berakhirnya perang Bharatayudha, Arjuna diangkat menjadi raja di Negara Banakeling.

Kekuasaan yang dipegang oleh Arjuna tidak main-main. Dan mereka yang mempercayakan hal itu juga tidak sembarangan. Arjuna mempunyai sifat, pandai dan cerdik, sopan-santun, pendiam, namun berani melindungi yang lemah.

#Istri Arjuna Dalam Tokoh Wayang

Dan bagi generasai tua Jawa, Arjuna merupakan perwujudan lelaki seutuhnya. Gambar wayang Arjuna konon dikisahkan sebagai sosok yang sangat tampan. Tak heran, jika banyak perempuan yang tergila-gila dan ingin dipersunting oleh Arjuna.

Dengan begitu, tidak aneh lagi kalau Arjuna mempunyai banyak istri. Iya, dalam kisah mahabharata versi pewayangan Jawa, Arjuna mempunyai 16 istri. Di antaranya adalah Dewi Subadra, Dewi Sulastri, Dewi Larasati, Dewi Ulupi, Dewi Jimambang, Dewi Ratri, Dewi Dresanala, Dewi Wilutama, Dewi Manuhara, Dewi Supraba, Dewi Antakawulan, Dewi Juwitaningrat, Dewi Maheswara, Dewi Retno kasimpar, Dewi Dyah Sarimaya, dan Dewi Srikandi.

Banyaknya istri Arjuna tidak lain sebagai simbol penghargaan atas jasanya. Misalnya saat Arjuna berhasil membunuh raja raksasa, yakni Prabu Niwatakawaca. Karena istrinya banyak, tak heran anaknya juga banyak. Namun dari Dewi Maheswara, Dewi Retno Kasimpar, Dewi Dyah Sarimaya, dan Dewi Srikandi, Arjuna tidak mendapatkan keturunan.

Nah, itu dia sekilas ulasan gambar wayang Arjuna dalam kisah Mahabharata. Sosok yang mendapay predikat Lananging Jagat karena dianggap sebagai kesatria yang tiada duanya. Namun beberapa dalang menganggap predikat tersebut diberikan kepada Arjuna karena mempunyai banyak istri.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Komentar akan langsung tayang tanpa moderasi kecuali komentar mengandung spam dan rasis. Untuk itu isilah komentar dengan bijak tanpa spam dan rasis apalagi ujaran kebencian dan caci maki. Agar komentar anda langsung aktif.

Informasi Menarik Lainnya

Author: INDRA

Saya adalah Blogger pemula yang senang berbagi. Alumni salah satu Pondok Pesantren yang ada di kota Bengkulu. Pernah kuliah di STIE Depok jurusan Akutansi Perbankan. Juga pernah merasakan pahit manis kuliah di IAIN Bengkulu jurusan Bahasa Inggris.


#TAG Terkait: